-->

djangan ditangkap yach....!!!

Minggu, 08 Januari 2012

Atur dan Manfaatkan Waktu Anda


Berbicara masalah waktu, setiap orang atau manusia diberikan kesempatan dan hak yang sama. Kaya atau miskin, cacat atau normal, jelek atau cantik, buruk atau baik, kecil atau besar semua diberikan waktu yang sama. Satu hari sama-sama diberi waktu 24 jam. 1 jam sama dengan 60 menit, 1 menit sama dengan 60 detik. Termasuk berapa lama manusia akan hidup di permukaan bumi ini semuanya sudah ditentukan. Hari kemarin bukan hari ini. Tidak ada satupun orang yang dapat membeli atau menyewanya. Apa lagi sampai mengubahnya. Kita tidak bisa menambah atau menguranginya. Waktu tidak ada penggantinya, waktu tidak bisa dikumpulkan atau disimpan untuk hari esok. Waktu hanya dapat kita jalani dan memanfaatkan, dan bagaimana seseorang memanfaatkan waktunya. Itulah cermin kualitas hidupnya.
Hidup ini tidak mengenal siaran tunda atau siaran ulang. Apa yang jatahnya ada pada detik ini berlaku pada hari ini, yang berakal sehat mengerti bahwa dunia ini tidak diciptakan hanya untuk mencari ksenangan di dalamnya. Kita harus dapat dan sadar bahwa kita harus dengan tegas membedakan kesenangan dengan kesempatan. Satu kesempatan mampu menciptakan seribu kesenangan namun seribu kesenangan belum tentu dapat memberikan satu kesempatan. Maka dari itu, dalam kondisi apapun kita harus konsisten menggunakan dan manfaatkan waktu itusecara tepat dan benar. Kini kita sadari bahwa satu detikwaktu sangat berharga. Jangan sekali-kali menyianyiakannya.
Napoleon Bonaparte, seorang maharaja yang hebat dan berkuasa, pernah mengatakan “saya dapat memiliki semua yang ada di dunia ini, tetapi saya tidak dapat membeli dan memiliki waktu”. Seorang maharajapun tidak bisa menguasai waktu apalagi rakyat biasa seperti kita. Kita hanya dapat mempergunakan waktu dangan lebih efektif dengan manejemen waktu dengan baik. Waktu itu adalah nyawa kita, jika waktu kita sia-siakan sama dengan menyia-nyiakan nyawa kita sendiri. Kebanyakan orang-orang gagal menghabiskan dan menghambur-hamburkan 80% waktunya untuk kegiatan sepele yang tak bernilai, itu dikarenakan :
  •   Tidak adanya targetdan rencana kerja. Tidak mempunyai suatu kebiasaan kerja berdasarkan rencana atau tahap demi tahapan. 
  •     Kurang jelas tentang apa yang mereka inginkan. Seperti contoh menganggap kesehatan itu tidak penting hingga tidak mengatur waktu untuk berolah raga apalagi mengkonsumsi makanan kesehata.
  •  Tidak mengerti dan tidak mau mengerti bahwa detik-detik dalam waktu adalah momentum. Tidak menyadari bahwa sukses dibangun setiap hari dan setiap detik bukan system tempo atau tempo-tempo saja.
  •    Tidak ada konsep tentang manejemen waktu. Tidak mengnggap bahwa waktu adalah sumber yang paling berharga.
  •     Enggan memperjelas apa yang menjadi peranan uitamanya. Selalu melakukan sesuatu  yang tidak berkaitan dengan tanggung jawabnya.
  •     Tidak mengenali sesuatu yang dapat merampok dan merampas waktunya. Misalnya : tidur siang yang berlebihan dan banyak memboroskan waktu. Nonton TV yang berlebihan, sering membuat penundaan, dan hobby bersenang-senang yang belum waktunya dia lakukan.

Jadi Waktunya Adalah Sekarang Bukan  Kemarin dan Juga Bukan Besok

Tidak ada komentar:

Posting Komentar