Semoga hari ini lebih baik, itu yang selalu kita bisikkan dalam hati
saat kita memulai hari. Itu pula yang saya bisikkan dalam hati saya saat
pagi mengantar Azra bidadari kecil kami berangkat ke sekolah. Berbicara
tentang Azra dan Naira selalu menjadi hal yang menyenangkan, tingakah
polah mereka membuat rumah kecil kami menjadi bercahaya dan diwarnai
keceriaan. Tentu tidak selalu ceria disana, ada juga sedih, marah atau
ngambek atau hal lain. Hal yang saya pikir wajar terjadi dalam setiap
rumah tangga.
Hari ini pun saya berdoa untuk diberikan segala hal yang lebih baik
dibandingkan hari sebelumnya. Banyak hal yang kadang tidak kita duga
terjadi di luar sana, dan setiap kejadian pasti mempunyai hikmah dan
pelajaran yang bisa kita ambil, bukankah pengalaman adalah guru yang
paling baik.
Pengalaman mengajarkan kita banyak hal tanpa menggurui, pengalaman
menempa kita menjadi pribadi yang matang. Dan pengalaman itu pula yang
membuat saya selalu melakukan introspeksi dan memperbaiki diri. Tidak
ada yang sempurna, kalimat itu selalu dikatakan setiap kita
mengembalikan kesalahan atau hal2 yang tidak sempurna pada diri kita,
bagian dari kompromi terhadap diri sendiri. Namun apakah kita akan
selalu berkata bahwa tidak ada yang sempurna sebagai akhir dri setiap
kesalahan yang kita lakukan??
Hal utamanya adalah belajar dan berusaha mengambil hikmah dri
pengalaman dan kejadian. Belajar memperbaiki diri terus menerus dan
tidak mengulang kesalahan yang sama. Belajar dari kesalahan yang pernah
kita lakukan dan tidak mengulanginya lagi.
Dan jika temukan hikmah dan pelajaran disana, itulah makna belajar
yang sesungguhnya.
Jadilah pembelajar yang tidak pernah bosan untuk belajar dan mulailah bersyukur bahwa kita masih diberi kesempatan untuk belajar.
Jadilah pembelajar yang tidak pernah bosan untuk belajar dan mulailah bersyukur bahwa kita masih diberi kesempatan untuk belajar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar